Minggu, 18 September 2011

PENYEBAB KEMACETAN LALU LINTAS


PENYEBAB KEMACETAN LALU LINTAS

Sebenarnya dari dulu banget pingin bisa nulis dan menumpahkan uneg-uneg ini , tapi kayaknya baru sekarang ini bisa diwujudkan , he he he he….mungkin karena tanpa sengaja dan akhirnya tak kuasa jadi korbannya dari kemacetan Lalu Lintas tiap hari akhirnya muak dan muntah juga…..whueekks…jorok!
Tulisan ini…menurutku lho , jadi bisa saja para pembaca nantinya turut menambahi atau beda pendapat atau mungkin setuju dengan apa yang kusampaikan yaaaa….dipersilahkan…
Menurutku lho…., ada beberapa factor penyebab kemacetan Lalu Lintas ; diantaranya :
A.      KONDISI JALAN DAN INFRASTRUKTUR YANG ADA.
Yang termasuk didalamnya antara lain :
1.Lebar jalan tak sesuai dengan kapasitas jumlah kendaraan.
2.Kondisi jalan yang rusak .
3.Sarana pendukung lalu-lintas dijalan itu sendiri misalnya : tanda atau rambu lalu lintas , penerangan , lampu /traffic light , dll.
 
Contoh penyebab Kemacetan dalam hal ini :
Karena jalanan sempit tak sebanding dengan volume kendaraan , apalagi ditambah dengan kondisi jalan rusak  berlubang-lubang ,bergelombang , dan ditambah semacam banjir , maka kendaraan akan berjalan pelan dan pilih jalan yang baik dan tak merusak kendaraannya, celakanya lagi ada sebagian pengguna jalan yang tak sabar , akhirnya memakai bahu jalan, sampai trotoar dipakai untuk jalanan, yang mana ketika berpapasan dengan perempatan terjadi rebutan untuk bisa saling jalan mendahului , dan yang terjadi malahan kemacetan total.

A.      PENGGUNA  JALAN
Yang dimaksud pengguna jalan disini adalah siapa saja yang melakukan aktifitas di jalan tersebut ( yang dimaksud jalan disini adalah segala yang berkaitan dengan jalan baik itu trotoar , taman jalan , bahu jalan ,maupun badan jalan )  , antara lain :

 
1.Jumlah dan banyaknya pengendara / Pengemudi kendaraan baik itu yang bermesin  ( segala kendaraan bermesin  baik yang beroda dua maupun lebih ) maupun yang tidak bermesin ( segala kendaraan yang tidak menggunakan mesin : Delman , becak ,sepeda, gerobak , baik yang beroda satu atau lebih )
2.Pejalan kaki artinya siapa saja yang tak menggunakan roda dalam menggunakan jalan tersebut untuk mencapai aktifitasnya  ( misalnya : Pejalan kaki , Pedagang asongan , pedagang kaki lima yang mangkal di trotoar , pengamen ,pengemis , dll )
Contoh penyebab Kemacetan dalam hal ini :
Mengemudikan kendaraan dijalur yang salah , jalur kencang dipakai untuk jalur lambat , menerobos traffic light saat akan lampu nyala hijau atau saat akan lampu merah menyala , mengemudi kendaraan dijalan yang salah kelas bagi kendaraannya ( truk/bus besar masuk jalanan sempit ) , parker disembarang tempat , trotoar untuk berdagang , ngetem ditempat larangan , menyeberang jalan senaknya dan tidak pada tempat semestinya , putar arah di kawasan larangan  atau yang tidak dianjurkan , dll.

A.      KONDISI KENDARAAN
Yang perlu diketahui dan dipermaklumkan dengan sangat , apapun kendaraan anda baik itu yang bermesin maupun tidak bermesin , baik itu yang beroda tunggal ataupun lebih , manakala sedang dijalanan dan kemudian mengalami kerusakan , maka sedikit banyak akan mempengaruhi kelancaran dalam berlalu lintas jalan tersebut.
 
Contoh penyebab Kemacetan dalam hal ini :
Ban bocor , As patah , Ban Pecah , sockbekker patah , busi mati , kehabisan bensin , rantai putus , gerobak atau tempat angkut barang rusak dan ambrol , muatan baik barang ataupun penumpang yang melebihi kapasitas kendaraan yang ditentukan ,rem blong terus tabrakan ,dll.

A.      APARAT DAN ATAU PENGATUR  JALAN
Tak dipungkirin jika terjadi lampu traffic light padam karena aliran atau rusak/mati , tempat perbaikan jalan atau jembatan ; maka akan terjadi kemacetan yang signifikan , hal ini akiban dari pola piker, sopan-santun dalam berkendaraan dan memakai jalan raya yang belum tertanam dengan baik di masyarakat kita . Jika terjadi demikian , maka penanganan di bantu petugas / aparat berwajib dari satlantas sangat diharapkan demi kelancaran agar cepat tercipta , namun kadangkala atau sering malah dikejadian tersebut tidak ditemukan aparat/ polisi dalam membantu mengatur lalu-lintas , yang ada hanyalah para preman ,para pak ogah yang lebih terkesan asal-asalan dalam mengatur lalu-lintas , dan yang terjadi adalah semakin tambah macet.
 
Contoh penyebab Kemacetan dalam hal ini :
Di perempatan jalan yang traffic light-nya mati , di kawasan perbaikan jalan atau jembatan , dikawasan putar arah , dimana apabila tak ditangani petugas dari Polisi Lalu-Lintas , dan hanya di atur oleh para pemuda , warga , atau preman , dan para Pak ogah yang mengedepankan mendapatkan upah recehan , maka dikawasan tersebut diatas sering terjadi kemacetan yang sangat signifikan.

DAMPAK KEMACETAN LALU-LINTAS :
1.    Boros BBM = Boros Ekonomi
2.    Terganggunya Aktifitas = Boros Waktu
3.    Capek, lelah , terganggu emosi = Terganggu Kesehatan.

SOLUSI KEMACETAN LALU-LINTAS :
1.    Penerapan aturan Undang-undang Lalu Lintas secara tegas dan konsekwen.
2.    Perbaikan infrastruktur dan sarana prasarana jalan.
3.    Penanaman pengetahuan dan sopan santun menggunakan jalan raya bagi pengguna jalan.
4.    Adanya sinkronisasi antara Pemkot, aparat Kepolisian , DLLAJR dalam menegakkan ketertiban , keamanan, kenyamanan , dan kelancaran jalan raya , dan penggunaannya.

 
Mengenai solusi ini , kiranya tak perlu untuk dijabarkan secara detail , karena pada dasarnya aturannya dan segalanya jika dimaksimalkan sudah akan dapat berjalan baik , tinggal kita sebagai pengguna jalan ini bisa merefleksikan itu semua secara konsekwen apa tidak….
Mungkin hanya itu saja yang dapat aku sampaikan dalam tulisan ini , semoga bermanfaat….

Selasa, 30 Agustus 2011

" SELAMAT HARI RAYA IDHUL FITRI 1432H "

Dan dengan berakhirnya Romadhon ini , ijinkanlah kami mengucapkan : ” Selamat Hari Raya Idhul Fitri 1432H , mohon maaf lahir dan bathin ”
Semoga amalan ibadah kita selama bulan Romadhon ini diterima Allah SWT , dan Insya Allah kita masih ditemukan dengan Romadhon di tahun depan, dan kita bisa lebih meningkatkan kualitas amalan Romadhon di tahun depan tersebut.
Semoga di bulan Syawal ini kita dapat hidayah dan barokah dan dimasukkan sebagai golongan kaum yang beriman dan diberi  kemenangan.
Semoga kebahagiaan dan kesejahteraan selalu terlimpahkan pada kami.

Selasa, 17 Mei 2011

Kisah tentang Barang Kuno , barangkali kisahmu juga !


Janganlah asal membuang barang kuno , kalau tak mau menyesal kemudian hari.
Ini adalah cerita yang terjadi, dan mungkin juga bisa jadi adalah cerita dalam hidupmu ; begini ceritanya :

Budi bertemu dengan sahabat lamanya, teman semasa SMA , setelah hampir 15 tahun mereka tak bertemu , dan pertemuan itu tak terduga , sempat ada rasa ragu ketika Budi mau menyapa Priyo; namun ketika keraguan itu ditepisnya, ternyata memang kebenaran yang muncul.
Dimata Budi , Priyo yang sekarang ini dihadapannya jauh banget penampilannya dengan sosok Priyo saat SMA dulu..., kesannya lebih perlente , dan sukses.
" Kau ternyata tinggal di Bandung ya Bud , gak nyangka ya.... , kita bisa bertemu disini...." Kata Priyo
" Yaah...nasib membawaku kekota ini  " Jawab Budi sambil tersenyum sumringah. " Ngomong-ngomong kau dalam rangka apa di Bandung ? "
" Aku ikutan pameran kecil-kecilan, sekaligus jualan barang kuno , maklum aku baru buka galeri barang antik dikota ini. nanti kuajak kau ke galeriku biar tau sahabatmu dulu ini kerja apaan..." Kata Priyo Ramah.
Singkat cerita Budi diajak ke tempat pameran oleh Priyo , dan begitu masuk stan pameran barang kuno dan antiknya  Priyo ; Budi tertegun melihat sebuah lemari kuno yang tak asing lagi bagi dirinya , lemari kuno yang menemani masa kecilnya, lemari kuno yang turun-tenurun dari mbah buyut, terus kakak-nenek , terus ibunya , sampai juga akhirnya diwariskan padanya. Lemari kuno dengan ukiran yang sudah cuil dan patahannya ukiran hilang entah kemana , lemari kuno dengan sisi pojok belakang papannya yang telah dilobangi tikus ; semua masih terlihat jelas, hanya sekarang terkesan bersih, tak sejorok saat Budi buang dan dipungut tukang rongsok beberapa waktu yang lalu karena Budi ingin ganti dengan lemari yang lebih modern dan bagus tampilannya ...
Ketika Budi mengamati lemari kuno tersebut , Priyo yang melihat langsung menghampirinya....
" Detail banget kau mengamatinya ?, suka barang kuno juga ya ? " Tanya Priyo menebak...
Budi hanya mengangguk pelan  ... " Berapa harga lemari ini ? " secara iseng Budi bertanya kepada Priyo.
Priyo  nampak tersenyum bangga  " kemarin sudah ada yang nawar  6 juta , aku  sich mintanya 7,5 , baru aku mau lepas , gak tau katanya hari ini orang tersebut mau beri keputusannya..."
Budi menelan ludah kelu banget....., jyancuk....ini lemari aku buang , eee...dipoles-poles dikit sekarang harganya jadi berjuta-juta...., Budi mengamati lemari kuno tersebut dengan rona penuh penyesalan....
" Entar aku tanya asistenku dulu , kalau orangnya gak jadi ambil , sama kau aku kasih harga istimewa...cukup 5 juta aja...." Kata Priyo yang terasa tambah menyesakkan penyesalan yang mendalam , andai kau tahu Yo..., lemari ini dulu adalah miliku yang aku buang dan dipungut tukang rongsok.
" Rin...., apa Ko Liem jadi ambil lemari ini ? , dia telpon gak hari ini ? " Tanya Priyo pada seorang asistennya.
Dan yang ditanya langsung menjawab " Ko Liem sudah deal 7,5 ; mungkin sebentar lagi sampai sini Pak " .
Priyo tersenyum dan mengangkat bahunya ke arah Budi " Wah sayang sekali Bud...."
Dan tak seberapa lama kemudian memang seorang yang bernama Ko Liem itu beneran datang , dan langsung terjadilah transaksi jual beli lemari kuno tersebut; dan Budipun melihat dengan mata kepalanya sendiri pembayaran 7,5 juta rupiah untuk lemari kuno tersebut dari Ko Liem yang diberikan langsung ke Priyo.
Lemari sudah diangkat , uang sudah diterima Priyo , dan disisi lain Budi adalah orang yang sangat menyesal saat melihat transaksi tersebut.
" Inilah bisnisku kawan...." Kata Priyo sambil menepuk pundak Budi ; kemudian lanjutnya " Lemari itu kudapat sebulan yang lalu dari tukang rongsok yang menjualnya  dan kubeli hanya 200 ribu rupiah..., dan sedikit bersih-bersih, pulas, dan amplas lagi.....modal tak kurang 300 ribu rupiah itu kini terjual 7,5 juta..."
Budi hanya bisa mendengarkan, dengan penyesalan yang membuat kepalanya semakin nyut-nyut-an.

Demikianlah cerita ini , dan Hal apakah yang dapat Anda ambil dari pelajaran kisah tersebut ?
Ini cerita yang barangkali kisahmu juga...., maka janganlah kau sia-siakan barang kuno , dan antik hanya untuk kau ganti dengan barang yang lebih modern...
Semoga ini bermanfaat bagi Anda yang membacanya....



Senin, 11 April 2011

Tentang Mobil ; Beda Penggerak, Beda Karakter



Tempat mana yang paling baik untuk menempatkan mesin di kendaraan? Depan, tengah atau belakang? Semua posisi telah dicoba oleh berbagai produsen mobil dunia. Dan hasilnya, karakter pengedalian menjadi berbeda antara satu konfigurasi dengan yang lainnya.
Roda penggerak memiliki andil dalam menentukan karakter sebuah mobil. Selain itu sisi ekonomis atau performa menjadi pertimbangan produsen dalam menciptakan sebuah model atau tipe mobil. Bagaimana karakter serta alasan produsen memilih penempatan mesin dan penggerak?

Mesin depan-penggerak depan
Inilah perpaduan yang paling banyak dipilih saat ini oleh produsen mobil. Hampir semua jenis mobil menggunakannya, mulai dari city car, hatchback, sedan kecil sampai besar, SUV dan MPV. Beberapa di antaranya adalah Toyota Vios, Nissan Grand Livina dan Suzuki SX4.
Perpaduan ini mampu membuat mesin bekerja lebih efisien. Hal ini diperoleh berkat minimnya tingkat gesekan yang terjadi lantaran komponen yang digunakan lebih sedikit. Konfigurasi ini tak menggunakan as kopel untuk menyalurkan tenaga seperti pada penggerak belakang.
Kombinasi mesin depan-penggerak depan semakin efisien dengan peletakan mesin melintang. Karena garis sumbu putaran roda sudah sejajar dengan garis sumbu putaran mesin. Artinya gigi akhir hanya berfungsi sebagai gigi reduksi, bukan pengubah arah garis sumbu seperti di penggerak belakang.
Salah satu merek yang mempopulerkan penggunaan mesin depan-penggerak depan di Tanah Air adalah Honda pada era 1970-an. Saat itu sebagian besar mobil yang beredar masih berpenggerak roda belakang.
Kelemahan konfigurasi ini ada pada kekuatan as penggerak karena fungsi ganda yang harus ditanggung oleh roda depan. Yaitu sebagai roda penggerak, sekaligus sebagai kemudi yang mengendalikan arah kendaraan.
Tak heran bila karakter pengendalian mobil jenis ini pun menjadi berbeda. Gejala understeer atau nyelonong, menjadi ciri khas mobil berpenggerak depan. Hal itu disebabkan bobot kendaraan yang cenderung terpusat di depan.
Bobot kendaraan yang tertumpu di roda depan saat pengereman sebelum masuk tikungan membuat ban harus bekerja keras. Bila beban yang diterima begitu besar, ban mudah sekali kehilangan cengkeraman dan menyebabkan mobil mengalami understeer.
Kemungkinan ini semakin besar bila pengemudi sering menginjak dan mengangkat pedal gas dengan kasar. Ban pun mudah kehilangan traksi akibat efek engine brake atau akselerasi mendadak.
Untuk meminimalkan gejala ini, pengemudi diharamkan untuk memainkan pedal gas secara agresif saat di tikungan. Dan bila gejala understeer terjadi, pengemudi dapat mengoreksi arah kendaraan dengan mencoba meluruskan kemudi agar traksi ban didapat kembali, lalu kembali mengarahkannya ke sudut tikungan. Pindahkan transmisi ke posisi gigi lebih rendah untuk mendapatkan torsi mesin, lalu tekan pedal gas dengan lembut saat kemudi kembali diarahkan ke mulut tikungan.

Mesin depan-penggerak belakang
Kemampuan daya dorongnya membuat kendaraan niaga mengadopsi pilihan ini. Dan penggerak belakang pun mampu memberikan traksi baik saat kendaraan dimuati beban berat. Selain itu posisi mesin di depan diyakini mampu melindungi pengemudi dan penumpang saat terjadi benturan dari depan.
Kelebihan lain dari konfigurasi ini adalah karakter yang dihasilkan cenderung lebih halus dibanding penggerak depan. Itu sebabnya pilihan ini masih digunakan mobil-mobil mewah yang mengutamakan kenyamanan dan kehalusan.
Namun tentu saja model penggerak ini punya kelemahan. “Efisiensi mesin sulit didapat. Bila tenaga mesin pas-pasan, kerugian gesekan kian melemahkan performa mobil secara keseluruhan,” terang Teddy Irawan, Deputy Director Sales & Marketing PT Nissan Motor Indonesia.
Mesin depan-penggerak belakang juga membuat kemudi menjadi lebih ringan dan tidak seliar penggerak depan. Namun gejala oversteer cukup mudah terjadi saat menikung. Penurunan kecepatan membuat distribusi bobot kendaraan akan berpindah ke roda depan. Efeknya, roda belakang sebagai penggerak akan mudah kehilangan traksi bila pengemudi melakukan engine brake atau akselerasi.
Koreksi atau counter setir pun wajib dilakukan ketika gejala oversteer terjadi. Selain itu pengaturan injakan pedal gas dengan ritme yang sesuai diperlukan untuk mengembalikan traksi roda belakang. Perlu feeling yang baik untuk dapat melakukannya.

Mesin depan-penggerak empat roda
Awalnya, pilihan penggerak empat roda hanya diadopsi oleh kendaraan jenis jip. Kemampuan jelajah yang tinggi membuat semakin banyak produsen melirik pilihan ini.
Tersalurnya tenaga mesin ke keempat roda menghasilkan traksi roda yang sangat baik. Tak heran bila kemampuan akselerasinya pun menjadi lebih baik dibanding penggerak dua roda, baik roda depan ataupun belakang.
Namun gerak empat roda mensyaratkan dapur pacu yang bertenaga. Banyaknya komponen untuk menyalurkan tenaga mesin ke semua roda membuat tingkat gesekannya menjadi tinggi. Akibatnya, konsumsi bbm pun menjadi lebih boros.
Makanya, produsen mobil menerapkan sistem all-wheel drive yang bekerja dalam kondisi tertentu saja. Misalnya saat salah satu roda kehilangan traksi, atau ketika hendak melewati rintangan.
Contohnya di Tanah Air adalah Honda CR-V generasi pertama dan Ford Escape 4×4. Dalam kondisi normal, tenaga mesin hanya disalurkan ke roda depan. Tapi begitu roda depan kehilangan cengkeraman, secara otomatis tenaga mesin terbagi ke keempat roda.
Alhasil, sistem all-wheel drive menjadi pilihan terbaik. Efisiensi bahan bakar tetap dapat dicapai dan pengendaliannya menjadi begitu mudah. Gejala understeer atau oversteer pun menjadi sulit terjadi.
Sayangnya, gerak empat roda membuat harga mobil menjadi lebih mahal. Apalagi di Indonesia perbedaan pajak jenis penggerak ini membuat harganya melambung tinggi. Alhasil, mobil 4-wheel drive kurang diminati pasar Tanah Air.

Mesin belakang-penggerak belakang
Hanya sedikit mobil yang menggunakan konfigurasi mesin-penggerak ini. Salah satu merek yang konsisten menggunakannya adalah sportscar Porsche.
Seperti mobil dengan mesin depan-penggerak depan, konfigurasi ini mendapat keuntungan dari minimnya gesekan akibat berkurangnya komponen penggerak seperti as kopel. Namun bobot kendaraan yang terpusat di belakang membuat gejala oversteer mudah terjadi.
Untuk mencegah kemungkinan oversteer ini, produsen menggunakan ban bertapak lebar pada roda belakang dengan sumbu roda yang lebar pula sehingga menghasilkan daya cengkeram dan traksi lebih baik. Selain itu, titik pusat gravitasi pun dibuat serendah mungkin.
Penempatan mesin di belakang ini juga menghasilkan keuntungan dalam hal desain. Mobil bisa dibuat lebih aerodinamis dan moncongnya juga dapat dibuat landai.

Mesin tengah-penggerak belakang
Distibusi bobot yang seimbang menjadi pertimbangan utama konfigurasi seperti ini. Sayangnya, faktor kenyamanan harus dikorbankan karena interior menjadi terbatas oleh ruang mesin di belakang kabin. Selain itu, panas, getaran dan raungan mesin pun mudah dirasakan oleh pengemudi.
Honda NSX merupakan salah satu contoh mobil yang menempatkan mesin di tengah. Pengendalian mobil dengan konfigurasi ini relatif sulit karena ban belakang sebagai penggerak mudah sekali kehilangan cengkeramannya akibat tenaga mesin berlimpah.

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita dalam menentukan mobil kita....